Cara Mendapatkan Unlimited Top-Level Domain (TLD) Gratis




Setelah sekian lama tidak ada kabar lagi untuk mendapat Top-Level Domain (TLD) secara gratis, akhirnya saya telah menemukan cara baru untuk mendapatkannya secara unlimited & tentunya gratis. Dan domain gratis tersebut saya dapat dari Intuit dan telah saya praktekkan untuk semua member di Hosting saya, hasilnya saya telah mendapatkan domain yang saya inginkan secara gratis. Cara ini dengan menggunakanCredit Card khusus untuk Intuit yang bisa order ratusan domain Intuit dalam satu Credit Card. Nah bagi kalian yang ingin mendapat domain .com .org .net .info .biz .name secara gratis seperti saya, silakan ikuti langkah-langkah berikut!

1. Daftar Di sini untuk mendapatkan akunnya.


2. Jika sudah daftar, silakan Sign Out dari akun & biarkan akun tersebut selama 1 atau 2 hari lebih supaya akunnya tidak ditutup sama pihak Intuit(Kalau saya sampai 2 hari, biar lebih afdol)
3. Setelah sudah 1 atau 2 hari kemudian silakan Sign In kembali di Intuit, lalu klik "Choose a domain (www.yourname.com) for your website".
4. Masukkan nama domain yang kalian inginkan.
4. Jika domain yang kalian inginkan tersedia klik "Get Domain".
5. Selanjutnya isi semua data seperti Nama, Email, Nomor HP, dll.


6. Berikutnya, jangan dicentang Domain Privacy, centang I agree to the Terms of Service dan Submit.


7 . Kemudian akan muncul halaman pop out yang tujuannya untuk meminta informasi dan alamat penagihan domain kalian (Domain yang kalian minta gratis, tapi untuk melindungi terhadap penipuan mereka membutuhkan informasi penagihan domain kalian.). Pada bagian Credit Card, masukkan Credit Cardkhususnya, silakan isi seperti di gambar!


8. Terakhir klik Purchase dan selamat Anda sudah mendapatkan Top-Level Domain (TLD) 1 tahun gratis!


9. Untuk mengatur Nameserver atau DNS nya silakan tunggu 24 jam sampai proses domain selesai.


10. Jika kalian mau order domain lagi cukup dihapus saja domain yang sebelumnya. (Domain tidak akan mati). Pastikan juga Nameserver atau DNS nya sudah diatur.



11. Dan ulangi lagi seperti nomor 4, begitulah sampai seterusnya. Tidak perlu menunggu 1 atau 2 hari lagi.

Dengan satu akun kita bisa order domain sepuasnya.

NB: 
Bagi yang sudah punya akun Intuit yang dulu/sebelumnya bisa juga pakai cara ini.
Nameserver atau DNS hanya bisa digantikan sekali saja.
Domain hanya gratis 1 tahun dan tidak bisa diperpanjang.
Tolong jangan memperjualbelikan domain ini supaya trik ini tidak mati.


http://www.putra.la

Jika Jerman Menang PD II



Perang Dunia II, atau Perang Dunia Kedua (biasa disingkat menjadi PDII atau PD2), adalah sebuah perang global yang berlangsung mulai tahun 1939 sampai 1945. Perang ini melibatkan banyak sekali negara di dunia —termasuk semua kekuatan besar—yang pada akhirnya membentuk dua aliansi militer yang saling bertentangan: Sekutu dan Poros. Perang ini merupakan perang terluas dalam sejarah yang melibatkan lebih dari 100 juta orang di berbagai pasukan militer Dalam keadaan "perang total", negara-negara besar memaksimalkan seluruh kemampuan ekonomi, industri, dan ilmiahnya untuk keperluan perang, sehingga menghapus perbedaan antara sumber daya sipil dan militer. Ditandai oleh sejumlah peristiwa penting yang melibatkan kematian massal warga sipil, termasuk Holocaust dan pemakaian senjata nuklir dalam peperangan, perang ini memakan korban jiwa sebanyak 50 juta sampai 70 juta jiwa. Jumlah kematian ini menjadikan Perang Dunia II konflik paling mematikan sepanjang sejarah umat manusia.




Nazi, atau secara resmi Nasional Sosialisme (Jerman: Nationalsozialismus), merujuk pada sebuah ideologi totalitarian Partai Nazi (Partai Pekerja Nasional-Sosialis Jerman, Jerman: Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei atau NSDAP) di bawah kepemimpinan Adolf Hitler. Kata ini juga merujuk pada kebijakan yang dianut oleh pemerintahan Jerman pada tahun 1933—1945, sebuah periode yang kemudian dikenal sebagai Jerman Nazi atau Reich Ketiga. Kata Nazi jadi merupakan singkatan Nasional Sosialisme atau Nationalsozialismus di bahasa Jerman. Sampai hari ini orang-orang yang berhaluan ekstrem kanan dan rasisme sering disebut sebagai Neonazi (neo = "baru" dalam bahasa Yunani).
Partai yang semula bernama Partai Pekerja Jerman (DAP) ini didirikan pada tanggal 5 Januari 1919 oleh Anton Drexler. Hitler kemudian bergabung dengan partai kecil ini pada bulan September 1919[2][3] dan menjadi pemimpin propaganda, mengubah nama partai itu (1 April 1920), dan menjadi pemimpin partai pada tanggal 29 Juli 1921.
Nazisme bukanlah sebuah ideologi baru, melainkan sebuah kombinasi dari berbagai ideologi dan kelompok yang memiliki kesamaan pendapat tentang penentangan Perjanjian Versailes dan kebencian terhadap Yahudi dan Komunis yang dipercaya berada di balik perjanjian tersebut.

Perlu agan ketahui bahwa Blok Sekutu/Amerika CS lah yang memenangkan perang dunia ke 2. Lalu apa yang terjadi jika Jerman/Nazi yang memenangkan perang??


Tidak Akan Ada Uni Soviet (USSR)
Pemerintah Soviet membunuh jutaan rakyatnya sendiri selama 70 tahun pemerintahannya. Hitler akan membebaskan Uni Soviet, meskipun mengambil sebagian besar wilayah Barat untuk 
lebensraum (ruang hidup ).     



      Tidak Akan Ada Perang Dingin
Dikarenakan tidak adanya Uni Soviet (USSR) maka Perang Dingin tidak akan terjadi.  



Simbol diatas mirip dengan simbol komunis soviet,tetapi itu bukan soviet. Lambang itu adalah simbol dari Red China (komunis China).Red China dan Mao bertanggung jawab atas pembunuhan 40-60 juta orang Cina (Uni Soviet menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk Komunis Mao yang akhirnya menyebabkan kemenangan Mao atas Nasionalis Chiang Kai-shek pada tahun 1949, sehingga jika tidak ada Uni Soviet, tidak ada kemenangan Mao.

Tidak Akan Ada Komunis Vietnam Utara
Uni Soviet dan China Red membantu Ho Chi Minh membangun komunisme. Jika Uni Soviet dan Red China tidak ada,maka komunis Vietnam juga tidak akan terbentuk.


Korea Tidak Akan Terpecah
Korea Utara & Korea Selatan tidak akan terpecah. Sekutu membagi Korea setelah Perang Dunia II berakhir, Korea Utara menjadi Komunis. Ini adalah rampasan perang Stalin yang lain.



Sistim Liberal dan Multikultural Tidak Berkembang
Liberalisme & multikulturalisme tidak akan mendominasi etos Barat. Keduanya adalah ciptaan Yahudi dan keduanya selalu dipromosikan dan dikembangkan oleh orang-orang Yahudi, sehingga jika tidak ada pengaruh Yahudi, maka tidak ada liberalisme dan tidak ada multikulturalisme.


Imigrasi Dunia Ke-3 Tidak Terjadi
Tidak ada imigrasi dunia ketiga ke negara-negara Barat. Yahudi tidak akan berada dalam posisi kekuasaan untuk merencanakan dan memaksa melalui hukum imigrasi liberal. Yahudi bertanggung jawab untuk setiap negara Barat yang memiliki kebijakan imigrasi / hukum liberal, karena semua itu diatur oleh sebuah konsorsium yang terdiri dari World Jewish Congress, Ibrani Imigran Aid Society, dan B'nai B'rith.


Tidak Ada Hal Kotor di TV dan Film
Hal tersebut tidak akan terjadi karena orang-orang Yahudi tidak akan menjalankan Hollywood.


Tidak ada pornografi yang tersebar luas. Pengacara Yahudi dan aktivis Yahudi adalah penantang utama undang-undang anti-cabul, di bawah kedok "Kebebasan Berbicara". 



Bebasnya untuk Berdoa/Beribadah Di Sekolah Umum Barat
Pengacara Yahudi berperan dalam melarang doa di sekolah negeri dengan kedok yang disebut "pemisahan gereja dan negara," Sesuatu yang tidak ada dalam Konstitusi AS.



Israel Tidak Akan Pernah Ada
Tidak akan ada Israel dan semua masalah yang telah membawa Amerika Serikat dan penderitaan beragam yang telah dialami Palestina.


Orang Yahudi Berkemungkinan Akan Hidup di Madagaskar
Yahudi mungkin akan tinggal di Madagaskar dan akan diawasi. Madagaskar adalah satu tempat yang dianggap Hitler sebagai tanah air Yahudi)



Bahaya !! Jangan Kebanyakan Tidur

Menurut para pakar kesehatan, tidur adalah cara paling baik dan efektif untuk mengembalikan kondisi tubuh. Sementara, kurang tidur bisa mengakibatkan penurunan kemampuan konsentrasi, produktivitas, hingga kreativitas. Namun, lantaran dianggap bisa baik bagi tubuh, kita sengaja memaksimalkan waktu supaya bisa tidur lama-lama.
Tidur terlalu lama atau disebut oversleepingjustru bisa berakibat buruk bagi kondisi tubuh. Rata-rata orang dewasa butuh tidur selama 7-9 jam setiap malam, dan 8 jam dinilai sebagai waktu yang paling ideal. Tidur lebih dari 9 jam akan mengakibatkan kerusakan sel-sel tubuh sehingga mengurangi harapan hidup hingga 17%.
Nah lho, apa kamu termasuk yang punya hobi tidur? Ataukah sering “balas dendam” ketika akhir pekan dan saat liburan untuk tidur seharian? Jika iya, mungkin kebiasaanmu harus mulai diubah sejak saat ini, ya!

1. Ubah kebiasaan tidur terlalu lama! Berat badanmu bisa “menggila” karenanya.

berat badan yang bertambah
berat badan yang bertambah via www.telegraph.co.uk
Sebuah penelitian yang dilakukan di Quebec selama 6 tahun membuktikan bahwa waktu tidur bisa berpengaruh pada berat badan seseorang. Mereka yang waktu tidurnya terlalu lama atau terlalu singkat akan mudah mengalami pertambahan berat badan daripada mereka yang biasa selama 7-8 jam setiap malam.
Dalam penelitian tersebut, orang-orang yang tidur antara 9-10 jam punya resiko 25% lebih besar mengalami pertambahan berat badan sebanyak 5 kilogram. Fakta ini pun berlaku sekalipun mereka yang kelebihan tidur sudah mengimbanginya dengan mengontrol asupan makanan dan rutin berolahraga. Maka, semakin lama kamu tidur, semakin besar pula resiko berat badanmu bertambah bahkan hingga obesitas. Duh!


2. Tidur siang ampuh menggenjot produktivitas, tapi tidur tanpa batas akan mengakibatkan sakit kepala yang justru mengganggu aktivitas.

sakit kepala
sakit kepala via tgp.com.ph
Bukan hanya imsomnia atau kesulitan tidur yang bisa jadi bencana, kebanyakan tidur pun sama. Sebagai dari kita mungkin terbiasa menambah waktu tidur per hari dengan tidur siang. Pasalnya, beberapa penelitian memang menyebutkan bahwa tidur siang bisa berakibat positif bagi kesehatan dan produktivitas kerja.
Namun, jika lama waktu tidur siang tidak dikontrol atau bahkan terlalu lama, besar kemungkinan kamu akan mengalami gangguan tidur saat malam hari. Akibatnya, kamu pun akan bangun di esok paginya dengan sakit kepala yang pasti mengganggu aktivitasmu. Sebaiknya, cukupkan tidur siangmu selama 20 menit, dan di malam harinya kamu bisa tidur selama 7 jam saja.


3. Rasa lelah dapat hilang dengan tidur 8 jam saat malam. Lebih dari itu, nyeri di punggung malah akan kamu rasakan!

sakit punggung
sakit punggung via bodyonept.com
Saat tubuh terasa lelah dan pegal lantaran banyaknya pekerjaan, tidur dianggap bisa memulihkan kondisi tubuh agar kembali bugar. Anggapan tersebut memang benar, tapi lamanya waktu tidur juga harus sesuai. Terbiasa tidur terlalu lama dengan alasan menghilangkan lelah dan pegal pada tubuh justru berakibat nyeri punggung. Selain itu, kebiasaan sering berbaring atau tidur-tiduran juga akan berakibat hal yang sama.


4. Kalau gak mau pikun di usia muda, sebaiknya ubah kebiasaan tidur terlalu lama sekarang juga.

awas, pikun!
awas, pikun! via www.mirror.co.uk
Nah, kalau kamu nggak mau otakmu terlalu cepat menua, ubahlah kebiasaan tidurmu yang keliru sejak sekarang. Pasalnya, kelebihan tidur akan berakibat pada perlambatan dan kerusakan fungsi otak sehingga mengakibatkan munculnya tanda-tanda kepikunan. Hal ini didasarkan pada penelitian di tahun 2012 pada beberapa wanita lanjut usia. Mereka yang tidur lebih dari 9 jam ternyata mengalami kondisi otak yang menua kurang lebih 2 tahun.
Jika kamu mudah lupa saat menaruh barang atau ketika janjian dengan teman, kamu wajib mulai memperhatikan kebiaan tidurmu. Jangan-jangan, kamu memang kelebihan tidur sehingga kerja otakmu tak lagi sebaik dulu. Sekalipun usiamu masih 20-an, kebiasaan tidur terlalu lama membuat kemampuan mengingatmu sama dengan mereka yang sudah lanjut usia. Nah lho, bisa jadi kamu dipanggil nenek atau kakek juga, dong! Hehehe.


5. Waktu tidur yang “normal” mampu memperkecil kemungkinan stres dan depresi.

menderita depresi
menderita depresi via www.huffingtonpost.com
Seseorang yang menderita stres atau depresi seringkali mengalami gangguan tidur. Namun, kebiasaan tidur terlalu lama ternyata juga berkaitan dengan stres dan depresi, lho! 15% penderita depresi terbukti terlalu banyak tidur. Sementara, sebuah penelitian di tahun 2014 menyebutkan bahwa mereka yang biasa tidur 7-9 jam setiap malam punya resiko depresi sebanyak 27%, sedangkan yang tidurnya 9 jam atau lebih resikonya mencapai 49%.
Hasil penelitian tersebut menyadarkan banyak pihak betapa pentingnya punya waktu tidur yang “normal”. Dalam kasus penderita depresi, kebiasaan tidur teratur dengan lama waktu yang pas adalah cara paling ampuh demi mempercepat proses pemulihan diri.


6. Jantungmu juga layak disayangi. Jangan biasakan tidur atau guling-guling di kasur lebih dari 8 jam per hari.

resiko serangan jantung
resiko serangan jantung via www.huffingtonpost.com
American College of Cardiology di tahun 2012 mengumumkan tentang kaitan lama waktu tidur dan penyakit jantung. Ada lebih dari 3 ribu orang diikutsertakan dalam penelitian. Hasilnya, peserta yang terbiasa tidur lebih dari 8 jam punya resiko dua kali lipat menderita serangan jantung.
Sementara, penelitian yang melibatkan 72 ribu orang wanita oleh Nurses’ Health Study di Amerika juga memperoleh hasil yang hampir sama. Para wanita yang tidur lebih dari 11 jam setiap malam punya resiko 38% lebih tinggi mendapat serangan jantung daripada mereka yang tidur 8 jam saja. Namun, perihal keterkaitan kebiasaan tidur dan penyakit jantung masih belum diteliti lebih mendalam lagi.


7. Jika kelak ingin cepat-cepat punya anak, jangan menghabiskan waktu dengan tidur yang terlalu banyak.

tidur lama = sulit hamil
tidur lama = sulit hamil via lunatreatments.co.uk
Di tahun 2013, tim peneliti di Korea mengamati kebiasaan tidur 650 wanita yang tengah mengikuti program bayi tabung. Hasilnya, angka kehamilan  tertinggi terjadi pada mereka yang jam tidurnya “normal”, yaitu 7-8 jam setiap malamnya. Sementara, angka terendah dipegang oleh mereka yang terbiasa tidur antara 9-11 jam.
“Kebiasan tidur akan mempengaruhi ritme sirkadian, siklus menstruasi, dan kondisi hormon. Namun, kaitan antara waktu tidur dan ketidaksuburan seseorang masih perlu penelitian mendalam.” – Dr. Evan Rosenbluth


8. Kurang tidur atau kebanyakan tidur bisa sama-sama berbahaya. Pastikan waktu tidurmu cukup, tapi tak terlalu lama.

penyakit diabetes
penyakit diabetes via www.huffingtonpost.com
Penelitian yang melibatkan 9 ribu orang membuktikan keterkaitan kebiasaan tidur dengan penyakit diabetes. Orang yang tidur lebih dari 9 jam setiap malam punya resiko lebih besar daripada mereka yang tidur 7 jam saja. Resiko yang sama juga dialami mereka yang tidur kurang dari 5 jam setiap malam. Hasil ini hampir sama dengan penelitian di Quebec, bahwa kebiasaan tidur lebih dari 8 jam memperbesar kemungkinan menderita penyakit diabetes tipe 2.


9. Kamu tentu ingin hidup lebih lama di dunia. Jangan kebanyakan tidur karena resikonya mati muda!

mati muda
mati muda via 1ms.net
Dari 16 penelitian berbeda di tahun 2010, diambil satu kesimpulan bahwa kurang tidur atau kebanyakan tidur akan sama-sama memperbesar resiko mati muda. Mereka yang tidur lebih dari 9 jam punya resiko mati muda lebih tinggi daripada mereka yang tidur 8 jam setiap malam. Ditambahkan oleh para peneliti, depresi dan status sosial atau ekonomi yang rendah erat kaitannya dengan kebiasaan tidur terlalu lama yang mengakibatkan kematian.

Nah, gimana? Masih ingin menghabiskan waktumu dengan tidur dan bermalas-malasan di kasur?

Sahabatmu di Masa SMA Akan Menjadi Teman-Teman Selamanya

Tiga tahun di SMA adalah salah satu periode paling indah dalam hidup kita. Saat itu kita masih sangat muda, walau cukup sombong untuk percaya bahwa kita sudah begitu dewasa. Semangatmu yang meluap di masa inipun selalu didukung oleh orang-orang yang kamu sebut teman. Mereka mengenalmu luar dalam, dan kamu pun mengenal mereka layaknya saudara.
Persahabatanmu telah melalui banyak momen indah baik suka, duka, dan kekonyolan khas remaja. Tak heran sampai saat ini pun kamu masih menjalin hubungan yang baik. Bahkan terkadang di sela kesibukan masing-masing, kalian masih menyempatkan diri untuk sekadar berkumpul dan menertawakan kisah lucu di masa lalu. Tapi, pernahkah kamu bertanya kenapa mereka masih selalu ada di hatimu hingga saat ini? Mengapa hubunganmu dengan sahabat-sahabat di masa SMA bisa terus terjaga?
Mungkin, inilah beberapa alasan mengapa sahabat yang kamu temui di masa SMA akan menjadi teman sejatimu selamanya:

1. Kamu dan mereka tumbuh bersama. Dari bocah SMP yang hampir tak tahu apa-apa, kalian menjadi pribadi yang lebih dewasa

Jadi dewasa bersama
Jadi dewasa bersama via joehady27.wordpress.com
Bersama teman-teman SMA lah kamu tumbuh dewasa bersama. Mengalami berbagai gejolak remaja seperti jatuh cinta, belajar, berorganisasi, segala romantisme masa SMA kamu alami bersama mereka. Walaupun hanya 3 tahun kalian dipersatukan di sekolah yang sama, namun kamu mampu berkembang pesat menjadi pribadi yang jauh lebih dewasa pada akhir masa kalian bersekolah. Kamu yang tadinya lugu pun, selama 3 tahun sudah menjadi tak selugu seperti dahulu lagi. Bersama merekalah kamu merasakan arti persahabatan yang sesungguhnya.


2.  Teman-teman semasa SMA lah yang ada disisimu saat kamu mengalami patah hati untuk yang pertama kalinya

Saling mendukung
Saling mendukung via onehugaday.wordpress.com
Saat itu, kamu masih muda dan belum berpengalaman soal percintaan. Sekali waktu ada masa dimana kamu merasakan patah hati yang menyakitkan yang baru kali itu kamu alami. Namun teman-teman masa SMA lah yang selalu ada di sisimu dan membantumu melalui masa itu. Mereka tak segan menghiburmu dan memberimu tempat bersandar. Persahabatan kalian yang indah berhasil membuatmu lupa dengan sakit yang melanda. Mereka selalu bisa membuatmu kuat, bagaimana pun caranya.


3. Mereka adalah teman yang tak pernah menghakimimu. Bagaimanapun “nakalnya” kamu, mereka tetap menerimamu apa adanya

Setelah ini, seterusnya akan berteman
Setelah ini, seterusnya akan tetap berteman via mutiaasfarinablog.wordpress.com
Kamu dan mereka pernah mengalami masa indah itu bersama-sama. Mereka tahu segalanya tentangmu baik dan burukmu. Namun merekalah orang yang selalu terbuka untuk selalu menerimamu apa adanya. Saat orang lain menghakimimu dan menganggapmu tak baik, merekalah orang yang tetap merengkuhmu apapun situasinya.


4. Persahabatanmu dengan merekalah yang menumbuhkan rasa bangga terhadap kampung halamanmu

Bersekolah di kampung halaman tercinta
Bersekolah di kampung halaman tercinta via blogriesa.blogspot.com
Kamu pernah mengalami masa jaya dalam persahabatan kalian, di masa itulah kalian menemukan kebahagiaan. Rasa bangga akan persahabatan kalian pun menumbuhkan rasa bangga pula terhadap kampung halaman kalian. Tak hanya itu, kamu pun bangga dengan tempat kalian bersekolah. Kamu menemukan rasa memiliki yang dalam dan bermakna pada kota itu yang telah menyimpan berbagai memori tentang masa sekolahmu dulu.


5. Tak hanya mengenal nama dan musik kesukaan mereka saja, kalian pun kenal baik dengan ayah, ibu, dan kakak/adik mereka

Kamupun mengenal seluruh keluarga temanmu
Kamupun mengenal seluruh keluarga temanmu via fatwafamily.wordpress.com
Sejak kamu sangat sering menghabiskan waktu bersama mereka, kamu pun jadi mengenal baik keluarga mereka. Kamu dekat dengan ibu dan ayah mereka, bahkan kakak dan adik mereka. Tak jarang kamu pun masih saling menanyakan kabar keluarga dan berbagai berita yang terkini tentang mereka. Memang rasanya teman masa SMA itu bukan hanya sekedar teman, tapi juga saudara yang memiliki keterikatan batin denganmu.


6. Mereka bahkan mempunyai segala dokumentasi tentang kekonyolan yang pernah terjadi di dalam kelas

Momen konyol yang bikin rindu
Momen konyol yang bikin rindu via rindangdingdong.blogspot.com
Kebanyakan masa SMA akan dipenuhi dengan tawa dan segala tingkah konyol yang terjadi di kelas dan sekolah. Tak jarang beberapa dari temanmu masih menyimpanfile foto dan video sebagai bukti keseruan di masa jaya itu. Hal-hal inilah yang membuat kamu sulit lupa dengan teman-temanmu semasa SMA. Mereka memberikan memori masa itu yang membentukmu jadi kamu yang sekarang. Selain itu, mereka adalah elemen yang penting dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari hidup kita.


7. Mereka selalu menjadi tempatmu untuk kembali, tak peduli jarak dan waktu yang memisahkan kalian

Momen inilah yang membuatmu kembali pada mereka
Momen inilah yang membuatmu kembali pada mereka via wardhanie26.wordpress.com
Setelah kamu dan teman-temanmu lulus SMA, kalian pun harus mengejar mimpi masing-masing. Tak jarang dari kalian yang harus terpisah karena beberapa dari kalian diterima di universitas yang berlainan, jurusannya pun berbeda. Di satu titik kalian merasa sedih karena kalian sudah merasa menjadi satu kesatuan yang dengannya kamu berani menghadapi dunia. Tapi kamu dan temanmu paham betul bahwa perpisahan ini adalah bagi yang terbaik bagi diri kalian masing-masing.
Namun setelah selama ini kamu terpisah jarak dan lama tak bertemu, kamu masih menjadikan mereka tempatmu untuk kembali. Setiap kali ada kabar bahagia ataupun sedih, kamu selalu sempat menghubungi mereka. Sesekali waktu pun kalian menyempatkan waktu untuk bertemu dan sekedar membicarakan segala hal yang pernah kalian jalani bersama. Dengan mereka, rasanya kamu masih orang yang sama yang dulu menikmati masa muda bersama mereka.

Sudahkah wajah mereka, teman-teman masa SMA tersayangmu, muncul di dalam kepalamu? Bukankah memori tentang masa itu seperti tak habis-habis bisa membuatmu bahagia serta rindu?

Kuliah di Jurusan Komunikasi

Apakah kamu termasuk salah satu peminat jurusan Komunikasi? Atau kamu belum tahu ingin mengambil apa untuk kuliah S-1/S-2 nanti, dan penasaran apakah Komunikasi mungkin tepat untukmu? Sebentar dulu: sebenarnya, apa saja sih yang dipelajari di jurusan ini? Hmm… Apakah kamu sudah mengetahuinya?
Walaupun semakin lama jurusan Komunikasi semakin banyak peminatnya, pengetahuan tentang apa sebenarnya tujuan belajar Komunikasi hingga prospek lulusan Komunikasi belum dipunyai semua orang. Nah, maka dari itu, untuk membantumu,Ridho kali ini akan mengulas seluk-beluk tentang berbagai hal yang harus kamu tahu sebelum memutuskan menghabiskan empat tahun hidupmu untuk kuliah di jurusan ini!

Di jurusan Komunikasi, yang dipelajari bukan hanya cara mengobrol dengan orang lain. Bertahun-tahun manusia telah menghasilkan komunikasi yang berlangsung dengan jutaan cara.

Setiap hari kita berkomunikasi

Ini adalah pertanyaan yang seringkali dilontarkan pada anak-anak komunikasi. Sebenarnya, pada awal memutuskan untuk belajar Ilmu Komunikasi, anak-anak Komunikasi juga nggak banyak yang benar-benar paham mengapa mereka harus mempelajari hal yang udah biasa dilakukan manusia sehari-hari. Setiap saat manusia mengobrol, menulis, dan bercerita. Sebagai makhluk sosial, semua orang bisa melakukannya. Kenapa harus susah-susah belajar lagi?
Memang benar, semua manusia bisa dan terbiasa berkomunikasi. Tapi, belum tentu semua dari mereka paham caranya, ‘kan? Komunikasi itu unik: dia bisa jadi penyebab sekaligus solusi dari sebuah konflik. Kalau memang benar komunikasi itu hal yang sepele, kenapa kita sering bertengkar dengan orang lain hanya karena miskomunikasi?
Kenapa sering terjadi miskomunkasi?
Dalam jurusan Ilmu Komunikasi, kamu akan belajar secara lebih dalam mengenai aspek-aspek komunikasi, baik secara teori dan praktik. Kita bisa juga bilang kalau Ilmu Komunikasi itu adalah gabungan antara ilmu dan seni dalam mengolah pesan.
Dengan belajar Ilmu Komunikasi, kamu akan belajar memahami apa saja yang terjadi selama komunikasi itu berlangsung. Misalnya: siapa saja yang terlibat, bagaimana prosesnya, melalui apa, mengapa itu bisa terjadi, serta apa saja akibat yang ditimbulkan. Nah, dengan mempertimbangkan aspek-aspek tersebut, diharapkan kamu bisa membuat pesan-pesan yang efektif — alias yang bisa dimaknai dan dipahami dengan baik oleh orang lain. Ketika kamu mampu memberi pesan yang efektif, kamu bisa mendapat umpan balik (feedback) yang baik.
Belajar berkomunikasi lebih efektif

Di sini, kamu juga akan belajar mengenai bentuk-bentuk komunikasi, yaitu Komunikasi Intrapersonal, Interpersonal, Kelompok, dan Massa.
Banyak, bukan? Meskipun terlihat sederhana, proses komunikasi itu ternyata kompleks, itulah sebabnya komunikasi juga perlu untuk dipelajari.


Sosiologi, politik, hingga seni membuat iklan dan fotografi bisa kamu pelajari di sini. Inilah jurusan yang bisa membantumu menemukan dan merawat renjana.

Kamu akan belajar banyak mengenai fenomena komunikasi

Dalam perkuliahan pada tahun pertama, kamu masih akan belajar mengenai ilmu-ilmu dasar sosial dan komunikasi. Mata kuliah yang diajarkan pun masih mata kuliah umum, seperti Pengantar Ilmu Komunikasi, Komunikasi Massa, Sosiologi Komunikasi, dan Psikologi Komunikasi.
Lalu pada semester ketiga perkuliahan, kamu bisa memilih jurusan atau konsentrasi sesuai dengan minatmu. Penjurusan atau minat konsentrasi ini berbeda-beda, tergantung universitasmu.
Pada jenjang S1, fakultas atau jurusan Ilmu Komunikasi pada umumnya punya tiga jurusan peminatan: Jurnalistik, Public Relations, dan Manajemen Komunikasi/Komunikasi Media. Namun, tidak semua universitas di Indonesia membuka jurusan Manajemen Komunikasi/Komunikasi Media. Kebanyakan hanya menyediakan jurusan peminatan Jurnalistik dan Public Relations saja. Jika kamu tertarik mengambil jurusan peminatan Manajemen Komunikasi/Komunikasi Media, kamu bisa mendaftar di Universitas Padjajaran (UNPAD) atau Universitas Indonesia (UI).
Praktikum yg dilakukan di Ilmu Komunikasi

Kamu nanti juga bakal digembleng dengan teori-teori komunikasi. Mungkin kamu nggak suka dengan hal-hal yang berbau teoretis. Tapi jangan salah dulu, teori-teori komunikasi itu seru loh! Belajar teori komunikasi akan membuatmu makin melek dengan realitas yang terjadi dalam keseharianmu. Teori-teori ini akan membuatmu semakin paham dengan perilaku-perilaku komunikasi yang terjadi dalam keseharianmu.


Jurusan Komunikasi terkenal dengan berbagai tugas yang seru! Dari bikin film sampai produksi siaran, kamu akan merasakan langsung senangnya bekerja di depan dan belakang layar.

Kamu nggak bakal cuma belajar teori. Kamu juga akan diberi kesempatan untuk mempraktikannya. Praktikum-praktikum yang diajarkan juga nggak kalah seru, lho! Lingkupnya pun luas, dari manajemen dan produksi televisi, radio, sampai media cetak.
Kamu jadi bisa tahu, bagaimana sih proses produksi siaran televisi itu? Kamu bakal belajar cara jadi kameramen, produser, floor director, tim kreatif, reporter, dan juga presenter atau news anchor. Itu baru proses produksi siaran televisi. Masih ada proses produksi penyiaran radio dan juga media-media lainnya.
Kamu bisa belajar menjadi seorang penyiar radio

Ada juga mata kuliah Fotografi, dimana kamu akan belajar tentang teknik-teknik menghasilkan gambar yang gemilang. Skill fotografi ini bisa berguna untuk banyak hal, di antaranya saat kamu nanti bekerja sebagai wartawan. Kalau mau kerja di bidang periklanan, kemampuan fotografimu bisa berguna untuk memotret produk-produk periklanan.

Kamu juga bisa mengasah skill fotografi

Tugas-tugas kuliahnya juga seru-seru loh, nggak melulu bikin paper atau makalah.  Biasanya anak komunikasi itu dapet tugas buat bikin film pendek, video klip, iklan, dan bahkan event kampus yang bisa dibilang lumayan besar. Gimana, seru nggak tuh?


Jangan termakan dengan mitos bahwa Komunikasi adalah jurusan khusus mereka yang pintar nge-MC! Kamu yang introvert juga bisa berjaya di sini.

Kamu nggak harus jago ngomong. Yang penting kamu niat dan berminat!
Kamu nggak harus jago ngomong. Yang penting kamu niat dan berminat! 
“Aku pengen kuliah jurusan Ilmu Komunikasi sih…tapi aku orangnya introvert.”
Apa kamu pernah berpikiran seperti itu? Banyak yang menganggap jika ingin kuliah Komunikasi itu syarat utamanya adalah cerewet dan jago ngomong. Padahal, itu salah besar! Yang penting bukan apa yang sekarang kamu punya; yang penting adalah niat dan minat yang tinggi buat mengembangkan diri dengan ilmu yang akan kamu dapat di jurusan ini.
Kalau kamu merasa dirimu nggak jago ngomong, justru dengan kuliah di jurusan Ilmu Komunikasi kamu bisa belajar dan mengasah kemampuan berbicaramu. Dengan belajar tata cara berkomunikasi dan penggunaan media komunikasi, kamu yang dulunya pemalu dan nggak pinter ngomong bisa jadi seorang komunikator yang handal!
Selain itu, komunikasi ‘kan juga nggak hanya dilakukan lewat lisan. Kalau memang kamu pendiam, kamu bisa juga ‘kan memilih untuk mengembangkan diri lewat tulisan atau kerja di balik layar?

Kesempatan berkarir bagi anak Komunikasi itu terbuka lebar

Mengingat pesatnya perkembangan media di Indonesia, peluang berkarir bagi lulusan Komunikasi saat ini bisa dibilang terbuka lebar. Memang, lapangan kerja utama bagi anak-anak Komunikasi adalah media — baik media cetak, elektronik, maupun online.
Kamu bisa jadi news anchor seperti mereka

Kalau kamu berminat kerja di TV, kamu bisa melamar hampir semua posisi pekerjaan yang ditawarkan media elektronik tersebut. Kamu bisa bekerja di departemen humas mereka, atau di divisi news sebagai reporter atau news anchor. Kalau kamu kebetulan mengambil jurusan Manajemen Komunikasi, kamu bisa melamar di bagian tim kreatif atau account executive mereka. Itu baru lapangan pekerjaan di industri televisi, lho. Belum lagi kalau kita mempertimbangkan keberadaan media lain seperti radio, koran, majalah, dan media online.
Kalau kamu nggak berminat bekerja di media, jangan khawatir juga. Hampir setiap instansi pemerintahan membutuhkan tenaga kerja dengan latar belakang Ilmu Komunikasi, khususnya Public Relations. Kamu juga bisa menjajal karir sebagai seorang copywriter atau fotografer. Banyak pilihannya, ‘kan?


Tapi, belajar Komunikasi itu juga nggak selalu asik terus. Namanya juga kuliah, pasti ada tanggung jawab yang harus kamu selesaikan.

Setelah membaca penjelasan-penjelasan di atas, kamu mungkin udah bisa membayangkan serunya jadi anak Komunikasi. Tapi kalau ada sukanya, pasti juga ada dukanya. Meskipun anak Komunikasi sering terlihat nyantai, pikiran dan lubuk hati mereka juga bisa ketar-ketir, lho.
Jangan pikir yang kuliahnya sulit itu cuma anak Kedokteran dan Teknik. Anak Komunikasi pun juga menghadapi berbagai tantangan. Di balik serunya bikin film,event organizing, atau menyusun produksi acara televisi, tugas-tugas itu sebenarnya juga berat.
Misalnya, kalau kamu diberi tugas memproduksi penyiaran televisi, kamu dan teman satu tim harus membuat konsep tentang stasiun televisi seperti apa yang ingin kalian luncurkan, program-program seperti apa yang akan kalian unggulkan, siapa saja calon audiens kalian, bagaimana stasiun tersebut bisa bertahan dalam persaingan pasar, dll. Kamu pun harus memikirkan bagaimana program-program itu dieksekusi, mulai dari tahap praproduksi hingga pascaproduksi. Itu belum ditambah dengan tugas-tugas dari mata kuliah lainnya, lho.

Kuliah dan bekerja di bidang media juga serius dan menantang


Bukan bermaksud menakut-nakuti :D. Hanya mengingatkan, dimanapun kamu menuntut ilmu, pasti ada suka-dukanya. Mau seberat apapun, kalau minat danpassion-mu memang di sini, kamu nggak akan pernah menyesali apa yang udah kamu pilih. Lagian, tugas-tugas seperti itulah yang membuat mental anak Komunikasi patut diacungi jempol. Ini juga yang membuat mereka siap bersaing di dunia kerja. Kalau bisa mengatasi semua tantangan itu, kamu bakal terus bangga bisa jadi anak Komunikasi! :p


Nah, itulah tadi sedikit penjelasan nya buat kamu mengenai jurusan Ilmu Komunikasi. Ingat! Kalau kamu berminat masuk jurusan ini, jangan jadi ragu cuma karena kamu nggak “pinter ngomong”. Jangan juga jadi galau karena takut nggak dapat kerjaan setelah lulus. Semoga penjelasan tadi bisa bermanfaat dan membantumu, ya!:)